Sisa Langkah
Kita berjalan dalam diam,
bukan karena nyaman,
tapi karena tak tahu harus berkata apa.
Langkah-langkah kita dulu serasi,
kini terdengar asing,
seperti dua nada yang tak lagi seirama.
Mungkin bukan aku yang berhenti,
bukan kamu yang menjauh,
hanya saja ... kita memilih arah yang berbeda.
Komentar
Posting Komentar