___ Setiap senja membawa warna berbeda, meski langitnya masih langit yang sama. Begitu pula hari-hari yang datang, tak pernah benar-benar serupa. Ada cahaya yang tak membakar mata, tapi menghangatkan dada. Ada diam yang tak menyakitkan, hanya mengajak kita mendengar lebih lama. Tak semua yang pudar berarti hilang, kadang, ia hanya memilih tempat baru untuk bersinar, dengan cara yang lebih sederhana. Kita tak selalu butuh jawaban untuk setiap perubahan, sebab hidup adalah musim yang tak meminta izin saat berganti. Maka biarlah, langit sore hari ini tetap berbeda. Aku akan tetap menatapnya, tanpa menginginkan warnanya kembali sama.
Kita berjalan dalam diam, bukan karena nyaman, tapi karena tak tahu harus berkata apa. Langkah-langkah kita dulu serasi, kini terdengar asing, seperti dua nada yang tak lagi seirama. Mungkin bukan aku yang berhenti, bukan kamu yang menjauh, hanya saja ... kita memilih arah yang berbeda.
Komentar
Posting Komentar